Menghafal Al-Qur’an bisa untuk Semua usia, Bukan Hanya Santri!

Menghafal Al-Qur’an sering dianggap sebagai hal yang hanya bisa dilakukan oleh para santri, anak-anak pondok, atau mereka yang punya waktu khusus. Beranggapan bahwa bila usia sudah lebih dari 30 tahun, sudah berkeluarga, memiliki anak, banyak kesibukan dan padatnya aktifitas kerjaan menyimpulkan sudah tidak cocok sebagai penghafal Al Qur’an, menganggap waktu menghafal al Qur’an sudah selesai, Padahal, Allah menurunkan Al-Qur’an untuk semua hamba-Nya dan memudahkan siapa saja untuk menghafalnya—termasuk Anda.

Allah berfirman:

{ وَلَقَدۡ یَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرࣲ }

Artinya : “Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar: 17)

Lihatlah kembali Keutamaan Menghafal Al-Qur’an berikut ;

1. Meraih Derajat Tinggi di Surga

Rasulullah ﷺ bersabda:

> يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وَارْقَ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا

(HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)

2. Dimuliakan oleh Allah dan Manusia

Rasulullah ﷺ bersabda:

> إنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ

(HR. Muslim)

Tips Memulai Menghafal Al-Qur’an untuk Pemula

1. Niat yang Ikhlas dan Azzam yang Kuat

Hafalan akan terjaga jika diniatkan untuk Allah, bukan untuk status atau pujian.

2. Pilih Mushaf Hafalan Khusus

Gunakan satu mushaf saja agar visual hafalan terbentuk kuat di memori.

3. Mulai dari Surah Pendek

Jangan terburu-buru. Awali dengan juz 30, lalu lanjutkan perlahan.

4. Tentukan Target Realistis

Misalnya: 1 ayat per hari. Dalam setahun bisa hafal puluhan surah!

5. Ulangi dengan Konsisten

Kuncinya bukan banyak, tapi sering. Ulang-ulang terus sampai menancap.

{ وَمَا تَوۡفِیقِیۤ إِلَّا بِٱللَّهِۚ }

Artinya : “Dan petunjuk yang aku ikuti hanya dari Allah” (QS. Hud: 88)

Berikut kisah orang-orang sudah berumur atau berusia lanjut yang bisa menyelesaikan Al Qur’an.

1. Ummu Shalih – Menghafal Al-Qur’an di Usia 70 Tahun

Ummu Shalih memulai menghafal Al-Qur’an pada usia 70 tahun dan berhasil menyelesaikannya pada usia 80 tahun. Motivasi kuat dan ketekunannya menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah penghalang untuk menghafal Al-Qur’an. (Website Hidayatullah)

2. Widji Kulsum – Hafizhah 30 Juz di Usia 72 Tahun

Nenek Widji Kulsum dari Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an di usia 72 tahun. Beliau belajar selama 9 tahun di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah dan diwisuda bersama empat lansia lainnya. (Website inews)

3. Ummu Thaha – Penghafal Al-Qur’an di Usia 70 Tahun

Ummu Thaha, seorang nenek buta huruf dari Zarqa, Yordania, memulai menghafal Al-Qur’an di usia 70 tahun. Dengan semangat belajar yang luar biasa, beliau berhasil menjadi hafizhah meskipun menghadapi keterbatasan. (Website Mukhtar Hasan)

4. Muhammad Abdul Quddus Menghafal Al-Qur’an di Usia 55 Tahun

Muhammad Abdul Quddus, seorang perantau di Jeddah, berhasil menghafal Al-Qur’an pada usia 55 tahun. Kisahnya menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi dapat mengatasi tantangan usia dalam menghafal Al-Qur’an. (Website Indosianside)

Semoga keutamaan dan kisah di atas memotivasi kita untuk menghafal Al Qur’an dan dekat dengan Al Qur’an… aamiin.

Scroll to Top